Kodim 0505 Jakarta Timur Teguhkan Disiplin dan Kesiapsiagaan Prajurit
- account_circle Ato
- calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta Timur – Kodim 0505/Jakarta Timur menggelar upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka upacara rutin tanggal 17-an, Kamis, 17 September 2026.
Upacara berlangsung di Lapangan Makodim 0505/Jakarta Timur, Jalan Dr. Soemarno, Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.
Kasdim 0505/Jakarta Timur Letnan Kolonel Inf Alexander Terangta Perangin Angin bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Sementara itu, Wadanramil 06/Cakung Kapten Arm Rizal Husayni bertindak sebagai Komandan Upacara.
Adapun Perwira Upacara dijabat Danramil 04/Pulogadung Kapten Inf Hadi Sasmungi.
Upacara diikuti para Perwira Staf dan Danramil jajaran Kodim 0505/Jakarta Timur serta seluruh personel militer dan PNS.
Dalam amanat Pangdam Jaya yang dibacakan Inspektur Upacara, terdapat sejumlah penekanan yang menjadi pedoman personel dalam menjalankan tugas.
Pangdam Jaya meminta seluruh jajaran mencermati dinamika situasi yang berkembang serta menyusun kebutuhan belanja pegawai secara tepat dan terukur.
Kebutuhan tersebut mencakup gaji dan tunjangan kinerja yang harus disesuaikan dengan kebutuhan riil satuan.
Selain itu, Pangdam Jaya meminta jajaran meningkatkan kemampuan deteksi dini, penggalangan, pendalaman, pemetaan, dan koordinasi lintas sektor.
Kesiapsiagaan Hadapi Situasi dan Bencana
Pangdam Jaya juga menekankan peningkatan kesiapsiagaan satuan dalam menghadapi perkembangan situasi dan potensi bencana, khususnya kebakaran.
Karena itu, setiap satuan harus memastikan kendaraan dan seluruh perlengkapan pendukung berada dalam kondisi baik serta siap digunakan.
Dalam rangkaian HUT ke-81 TNI 2026, Kodam Jaya mendapat kehormatan untuk terlibat dalam demonstrasi pencak silat dengan materi kolosal.
Seluruh unsur yang terlibat diminta melaksanakan latihan secara serius, disiplin, dan terukur untuk mendukung kelancaran kegiatan tersebut.
Di bidang pembinaan personel, Pangdam Jaya turut menekankan kesiapan menghadapi rencana rekrutmen prajurit TNI Gelombang I.
Rindam Jaya diminta menyiapkan sarana dan prasarana secara optimal, terutama daya tampung calon siswa serta kemampuan pemeriksaan dan pengujian harian.
Pangdam Jaya juga meminta insiden ambruknya Jembatan Garuda di Pangandaran menjadi bahan evaluasi dalam setiap pekerjaan konstruksi.
Evaluasi tersebut mencakup kepatuhan terhadap Rencana Anggaran Biaya (RAB), modul, serta ketentuan teknis pembangunan yang berlaku.
Hasil investigasi TNI AD sebelumnya menemukan sejumlah kondisi teknis dan pembebanan yang melebihi kapasitas penggunaan jembatan.
Perkuat Pembinaan Teritorial
Selain aspek konstruksi, Pangdam Jaya menekankan penguatan pembinaan teritorial, termasuk di wilayah yang memiliki akses maupun aset strategis Pertamina.
Seluruh penekanan tersebut diminta diterjemahkan setiap satuan ke dalam tindakan nyata sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Menutup amanatnya, Pangdam Jaya mengingatkan seluruh prajurit dan PNS untuk menjaga kehormatan Kodam Jaya/Jayakarta.
“Jaga kehormatan Kodam Jaya/Jayakarta, tingkatkan soliditas, pelihara kesiapsiagaan dan laksanakan setiap tugas dengan berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI,” demikian amanat Pangdam Jaya.
Upacara rutin tanggal 17-an tersebut menjadi momentum memperkuat disiplin, soliditas, dan kesiapsiagaan personel Kodim 0505/Jakarta Timur.
Selain itu, kegiatan tersebut meneguhkan komitmen seluruh personel dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh Ato
Ato adalah Redaktur TitikPublik.com yang bertanggung jawab dalam proses penyuntingan dan penyajian berita agar tetap faktual, berimbang, akurat, serta sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers.
