Piala Pandu Sakti 97 Lahirkan Talenta Muda Bola Voli Putri
- account_circle Ato
- calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Turnamen Bola Voli Putri Kelompok Umur (KU) 2010 Piala Pandu Sakti 97 resmi berakhir di GOR Senen, Jakarta, Selasa, 25 Agustus 2026.
JTEAM A keluar sebagai juara setelah melewati persaingan ketat antartim dalam ajang pembinaan atlet muda yang berlangsung kompetitif dan menjunjung sportivitas.
KKO Berbudi Klaten menempati posisi kedua, sedangkan KKVC meraih peringkat ketiga dan Pervina Jakpus berada di urutan keempat.
Wakil Ketua Paguyuban Pandu Sakti 97, Kolonel Czi Ahmad Yusa, menutup turnamen sekaligus memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.
Ia menyampaikan penghargaan kepada para atlet, pelatih, panitia, perangkat pertandingan, orang tua, serta masyarakat yang mendukung jalannya kompetisi.
Sejak babak awal, para atlet muda memperlihatkan kemampuan dan semangat bertanding yang tinggi dalam setiap pertandingan.
Persaingan berlangsung sengit karena setiap tim berusaha mempertahankan konsistensi permainan hingga pertandingan penentuan.
Dukungan orang tua dan pelatih juga membangun atmosfer pertandingan yang meriah selama turnamen berlangsung di GOR Senen.
JTEAM A Rebut Gelar Juara
JTEAM A tampil sebagai tim terbaik setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pertandingan dengan performa yang mengantarkan mereka ke posisi teratas.
KKO Berbudi Klaten kemudian menyusul sebagai peringkat kedua, sementara KKVC dan Pervina Jakpus melengkapi posisi empat besar.
Selain penghargaan tim, panitia juga memberikan apresiasi individu kepada pemain yang tampil menonjol berdasarkan posisi masing-masing.
Shafika Ramadhani Hikmah Sumarga dari KKVC meraih penghargaan Best Outside Hitter atas penampilannya selama turnamen.
Sementara itu, Arimbi Syifana Andayani dari JTEAM A memperoleh gelar Best Opposite Spiker sekaligus Most Valuable Player (MVP).
Penghargaan Best Middle Blocker diberikan kepada Joshepira Gadis Calista dari KKO Berbudi Klaten.
Kemudian, Gabriella Maya Inri Rompis dari JTEAM A meraih penghargaan Best Setter berkat kontribusinya mengatur permainan tim.
Callia Aeesha Dafeena Wibowo dari KKO Berbudi Klaten memperoleh gelar Best Libero dalam turnamen tersebut.
Sementara itu, Balqis Putri Herdiana dari Pervina Jakpus meraih penghargaan Best Server atas kemampuan servisnya.
Ajang Pembinaan Atlet Muda
Rangkaian penghargaan tersebut menunjukkan bahwa kompetisi tidak sekadar mengejar kemenangan tim, tetapi juga memberikan ruang bagi talenta muda untuk berkembang.
Para pemain memperoleh pengalaman menghadapi tekanan pertandingan sekaligus belajar menjaga konsistensi, disiplin, kerja sama, dan sportivitas.
Karena itu, pengalaman bertanding menjadi modal penting bagi para atlet untuk meningkatkan kemampuan sebelum menghadapi kompetisi berikutnya.
Kolonel Czi Ahmad Yusa mengapresiasi seluruh pihak yang menjaga kompetisi tetap berjalan dengan semangat kebersamaan dan sportivitas.
“Turnamen ini menjadi ruang pembinaan sekaligus kesempatan bagi atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya,” demikian pesan yang mengemuka dalam penutupan.
Setelah kompetisi berakhir, para atlet diharapkan tidak berhenti mengembangkan kemampuan berdasarkan pencapaian yang mereka raih.
Pelatih dan orang tua juga memiliki peran penting dalam menjaga motivasi atlet agar terus berlatih secara konsisten.
Pembinaan berkelanjutan diperlukan agar kemampuan yang muncul dalam turnamen dapat berkembang menuju level kompetisi yang lebih tinggi.
Selain itu, pengalaman menghadapi lawan dari berbagai tim dapat membantu para pemain memahami kekuatan dan kelemahan masing-masing.
Dengan demikian, Piala Pandu Sakti 97 tidak hanya menghasilkan juara, tetapi juga membuka ruang bagi munculnya pemain-pemain muda potensial.
Sejumlah tokoh turut menghadiri penutupan, antara lain Kolonel Inf Ali Nugraha dan Kolonel Cba Trijoko Sulistio.
Hadir pula Kolonel Inf Ilman Firmansyah, Kolonel Cba Agus Kosasih, serta Ketua KONI Jakarta Pusat Jaenal Arifin.
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Jakarta Pusat Yessy Ratimi juga menghadiri rangkaian acara penutupan turnamen tersebut.
Piala Pandu Sakti 97 diharapkan terus menjadi wadah pembinaan yang mampu mempertemukan kompetisi, sportivitas, dan pengembangan talenta bola voli usia muda.
Dengan berakhirnya turnamen, para atlet kini memiliki tantangan baru untuk mempertahankan semangat berlatih dan meningkatkan prestasi pada kompetisi mendatang.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh Ato
Ato adalah Redaktur TitikPublik.com yang bertanggung jawab dalam proses penyuntingan dan penyajian berita agar tetap faktual, berimbang, akurat, serta sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers.
