Dandim Tangerang Rajut Kerukunan Lewat Kirab Budaya dan Ruwat Bumi
- account_circle Ato
- calendar_month Senin, 28 Sep 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tangerang – Ribuan warga memadati ruas jalan utama Kota Tangerang saat Kirab Budaya dan Ruwat Bumi 2026 berlangsung, Minggu (27/9/2026).
Komandan Kodim 0506/Tangerang Letkol Inf. Moch Alharidz Unus turut memikul tandu atau joli bersama Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Herbin Garbawiyata Jaya Sianipar.
Keduanya mengikuti pelepasan pawai dari Kelenteng Tjie Thien Ta Sen Bio atau Vihara Dhamma Budhi Bhakti.
Tradisi tersebut berlangsung di Jalan Bouraq, Pintu Air Timur, Kelurahan Karangsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.
Kirab Budaya dan Ruwat Bumi 2026 sekaligus memperingati Sejit YMS Tjie Thien Ta Sen serta HUT ke-43 Kelenteng Tjie Thien Ta Sen Bio.
Sekitar 2.000 peserta dan warga menghadiri rangkaian kegiatan yang memadukan doa bersama, kesenian Nusantara, barongsai, liong, dan pawai budaya.
Keterlibatan Dandim dan Kapolres dalam pawai tersebut turut memperlihatkan sinergi aparat bersama masyarakat dalam menjaga ruang kebersamaan.
Selain itu, kehadiran keduanya bersama panitia menunjukkan keterlibatan langsung unsur TNI dan Polri dalam kegiatan masyarakat.
Tradisi Budaya Menjadi Ruang Kebersamaan
Pemilik Tjie Thien Ta Sen Bio, Suhu Benny Susanto, mengatakan Ruwat Bumi dan Kirab Budaya memiliki makna lebih luas.
Menurut Benny, kegiatan tersebut menjadi bentuk rasa syukur sekaligus sarana menjaga persatuan masyarakat di Kota Tangerang.
“Kegiatan Ruwat Bumi dan Kirab Budaya ini bukan sekadar seremonial tahunan,” ujar Benny Susanto.
“Ini adalah wujud rasa syukur kita atas limpahan hasil bumi, keselamatan, dan kedamaian yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa,” lanjutnya.
Benny menjelaskan, masyarakat juga memaknai kirab sebagai momentum membersihkan energi negatif dan menguatkan energi positif.
Selain itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk merawat kerukunan dan kebhinekaan yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Tangerang.
Karena itu, penyelenggara menghadirkan berbagai pertunjukan budaya dalam rangkaian kegiatan yang terbuka bagi masyarakat.
Pentas kesenian Nusantara, barongsai, dan liong menjadi bagian dari ekspresi budaya yang mengiringi pelaksanaan kirab.
TNI-Polri Kawal Kerukunan dan Keamanan
Dandim 0506/Tangerang Letkol Inf. Moch Alharidz Unus mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam mengikuti rangkaian perayaan tersebut.
Ia menilai keterlibatan masyarakat menunjukkan kekayaan budaya yang berkembang di Kota Tangerang.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kota Tangerang,” kata Alharidz.
“Masyarakat telah sangat antusias dan penuh semangat dalam menyambut serta menyukseskan acara Kirab Budaya dan Ruwat Bumi ini,” sambungnya.
Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Herbin Garbawiyata Jaya Sianipar turut menekankan pentingnya menjaga kondusivitas selama kegiatan.
Ia juga menyoroti pentingnya kerukunan dan sinergi lintas elemen dalam menjaga ruang publik yang memiliki keberagaman.
Untuk memastikan kegiatan berjalan aman, aparat gabungan mengamankan seluruh rangkaian kirab sejak keberangkatan hingga kembali ke lokasi awal.
Sebanyak 252 personel gabungan terlibat dalam pengamanan kegiatan tersebut di sepanjang rute pawai.
Kodim 0506/Tangerang mengerahkan 30 personel di bawah pimpinan Wadanramil 02/Batuceper Mayor Inf Kurniawan.
Polri menurunkan 187 personel di bawah pimpinan Kapolsek Neglasari AKP Imron Masadi untuk mengamankan kegiatan.
Selain itu, Unit Intel Kodim 0506/Tangerang menurunkan lima personel di bawah pimpinan Kapten Kav Sigit Suseno Prabowo.
Satpol PP Kecamatan Neglasari juga mengerahkan 30 personel di bawah pimpinan Kasi Trantib Ito Sucipto.
Pawai Tempuh Sejumlah Jalan Protokol
Rombongan kirab memulai perjalanan dari Kelenteng Tjie Thien Ta Sen Bio di Jalan Bouraq.
Selanjutnya, peserta melintasi TMP Taruna, Jalan Satria, Jalan Dewi Sartika, dan Jalan Daan Mogot.
Rute kemudian berlanjut menuju Jalan Raya Merdeka, Jalan Otto Iskandardinata, dan Jalan KS Tubun.
Setelah melewati sejumlah ruas jalan tersebut, rombongan kembali menuju titik awal di Kelenteng Tjie Thien Ta Sen Bio.
Pengamanan gabungan turut mengatur kelancaran arus lalu lintas sepanjang jalur yang dilalui peserta kirab.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga berakhir pada pukul 17.05 WIB.
Kegiatan berakhir dalam situasi aman, lancar, dan kondusif tanpa laporan gangguan selama pelaksanaan.
Kirab Budaya dan Ruwat Bumi 2026 akhirnya menjadi ruang perjumpaan masyarakat sekaligus memperkuat pesan kebersamaan dalam keberagaman Kota Tangerang.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh Ato
Ato adalah Redaktur TitikPublik.com yang bertanggung jawab dalam proses penyuntingan dan penyajian berita agar tetap faktual, berimbang, akurat, serta sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers.
