Breaking News
Beranda » HUKUM » Kapolri: Laboratorium Sabu di Aceh Terbongkar, Barang Bukti Hampir 1,2 Ton

Kapolri: Laboratorium Sabu di Aceh Terbongkar, Barang Bukti Hampir 1,2 Ton

  • account_circle Ato
  • calendar_month Minggu, 25 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pidie, Aceh Utara – Tim gabungan Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Bea Cukai menyita hampir 1,2 ton bruto narkotika dalam pengungkapan laboratorium gelap di Aceh.

Pengungkapan pada 21 Oktober 2026 itu menyasar lima lokasi di Kabupaten Pidie, Bireuen, Aceh Utara, dan Kota Lhokseumawe.

Di sebuah rumah toko (ruko) di Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, petugas menemukan laboratorium yang diduga mengolah meth oil atau sabu cair menjadi sabu kristal.

Petugas juga menyita 20 drum berisi meth oil, sekitar 500 kilogram sabu kristal, serta sejumlah peralatan produksi dari lokasi tersebut.

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menyebut pengungkapan itu sebagai hasil kerja sama lintas lembaga, pengembangan informasi intelijen, dan dukungan masyarakat.

Dalam keterangannya di Pidie pada Jumat, 23 Oktober 2026, Suyudi mengapresiasi personel yang terlibat dalam operasi tersebut.

“Saya ucapkan selamat atas pengungkapan dalam rangka menyelamatkan anak bangsa ini. Polisi dan masyarakat kita berhasil mengungkap jaringan narkoba skala besar,” kata Suyudi.

Tim gabungan mengamankan 11 orang dalam operasi itu, terdiri atas dua warga negara asing (WNA) dan sembilan warga negara Indonesia (WNI).

Penyidik masih mendalami peran setiap orang yang diamankan, termasuk dugaan hubungan mereka dengan jaringan narkotika internasional.

Polisi juga menelusuri asal bahan narkotika cair, jalur distribusi, dugaan aliran dana, serta keterlibatan pihak lain dalam kegiatan produksi tersebut.

Lima Lokasi Jadi Sasaran Operasi

Operasi pada 21 Oktober 2026 berlangsung serentak di lima lokasi yang tersebar di empat wilayah Aceh.

Tim gabungan mengawali pengungkapan melalui pengembangan informasi intelijen dan pemantauan pergerakan orang serta logistik yang diduga berkaitan dengan produksi sabu.

Dari rangkaian penyelidikan itu, petugas kemudian menemukan lokasi yang diduga berfungsi sebagai laboratorium gelap di Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie.

Baca juga  Koramil Cipayung Gelar Patroli Malam Minggu, Antisipasi Potensi Tawuran Remaja

Di tempat tersebut, petugas menemukan indikasi pengolahan meth oil menjadi sabu kristal.

Temuan 20 drum berisi bahan cair dan sekitar 500 kilogram sabu kristal menjadi bagian penting dari barang bukti yang penyidik kumpulkan.

Namun, bahan yang tersedia belum merinci jenis dan jumlah seluruh peralatan produksi maupun pembagian barang bukti dari setiap lokasi penindakan.

Karena itu, angka hampir 1,2 ton bruto merujuk pada keseluruhan barang bukti yang disebut dalam pengungkapan tersebut, bukan semata-mata sabu kristal yang ditemukan di ruko Pidie.

Menurut keterangan awal penyelidikan, bahan narkotika cair itu diduga bergerak dari kawasan Asia Tenggara sebelum tiba di Aceh.

Tim gabungan memantau pergerakan sejumlah orang yang diduga terlibat hingga menemukan lokasi yang digunakan untuk memproduksi sabu.

Meski demikian, penyidik masih harus menguji dugaan jalur pasokan tersebut melalui pemeriksaan barang bukti, keterangan para pihak, dan penelusuran jaringan.

Polisi belum memerinci negara asal bahan, identitas seluruh pihak yang diduga terlibat, maupun struktur jaringan yang sedang mereka selidiki.

Dengan demikian, dugaan keterlibatan jaringan internasional masih memerlukan pendalaman lebih lanjut untuk mengungkap hubungan antarpelaku dan jalur distribusinya.

Kapolri Minta Masyarakat Waspadai Aktivitas Penyewa

Selain mengapresiasi tim gabungan, Suyudi mengingatkan masyarakat agar ikut memperhatikan aktivitas di lingkungan tempat tinggal dan usaha.

Ia secara khusus meminta pemilik ruko, rumah kontrakan, dan rumah sewa memeriksa identitas serta aktivitas calon penyewa.

“Saya berpesan kepada seluruh masyarakat, khususnya pemilik ruko, kontrakan, atau rumah sewa, agar senantiasa selektif dan memastikan identitas serta aktivitas penyewa dapat dipertanggungjawabkan. Jangan apatis dengan lingkungan sekitar,” ujarnya.

Imbauan itu menyusul temuan laboratorium gelap di sebuah ruko di Pidie yang diduga menjadi tempat pengolahan bahan narkotika.

Baca juga  Babinsa Patroli Tengah Malam, Ajak Warga Perkuat Keamanan Lingkungan

Menurut Kapolri, kewaspadaan masyarakat dapat membantu aparat mengenali aktivitas mencurigakan dan menyampaikan informasi yang relevan kepada petugas.

Meski begitu, pemilik properti tetap perlu mengedepankan pemeriksaan yang wajar dan tidak menuduh seseorang melakukan tindak pidana tanpa dasar yang jelas.

Sementara itu, penyidik terus mengembangkan perkara untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Mereka juga mengejar sejumlah orang yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) serta menyelidiki dugaan aliran dana hasil kejahatan.

Langkah tersebut diperlukan untuk mengungkap bukan hanya aktivitas produksi, tetapi juga pihak yang diduga mengatur pasokan bahan, pembiayaan, dan distribusi narkotika.

Polri Dalami Jaringan Lintas Negara

Dalam pengembangan kasus, Polri bersama instansi terkait akan berkoordinasi dengan otoritas luar negeri untuk menelusuri dugaan keterkaitan jaringan internasional.

Kapolri turut mengapresiasi personel Polri, BNN, Bea Cukai, serta National Narcotics Control Commission (NNCC) Tiongkok yang terlibat dalam pengungkapan tersebut.

Kerja sama lintas negara menjadi salah satu langkah untuk menelusuri pergerakan bahan narkotika dan mengidentifikasi pihak yang diduga berperan di luar Indonesia.

Selain itu, koordinasi antarlembaga dapat membantu penyidik mencocokkan informasi, menelusuri jalur pasokan, dan mengembangkan bukti yang berkaitan dengan perkara.

Pengungkapan ini juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap pergerakan bahan dan logistik yang berpotensi mendukung produksi narkotika ilegal.

Namun, proses penyidikan tetap harus membedakan temuan barang bukti, dugaan keterlibatan, dan fakta yang kelak terbukti melalui proses hukum.

Sebanyak 11 orang yang diamankan masih menjalani proses pendalaman untuk memastikan peran masing-masing dalam perkara tersebut.

Hingga keterangan yang tersedia, penyidik belum mengungkap identitas lengkap para pihak, rincian peran setiap orang, maupun hasil akhir penelusuran jaringan.

Aparat juga belum memaparkan secara terperinci komposisi keseluruhan barang bukti yang membentuk angka hampir 1,2 ton bruto.

Baca juga  Kepatuhan Lingkungan PT Glow Industri Belum Bisa Disimpulkan, Pemeriksaan Lapangan Jadi Kunci

Meski demikian, operasi di empat wilayah Aceh tersebut memperlihatkan skala penyelidikan yang melibatkan aparat penegak hukum dari sejumlah lembaga.

Penyidik kini berfokus mengungkap rantai pasokan, mengejar pihak yang masih buron, dan menelusuri dugaan aliran dana agar perkara dapat ditangani secara menyeluruh.

Kapolri berharap kerja sama aparat dan masyarakat terus mendukung upaya mencegah Indonesia menjadi lokasi produksi maupun jalur distribusi jaringan narkotika internasional.

PT Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh

Ato adalah Redaktur TitikPublik.com yang bertanggung jawab dalam proses penyuntingan dan penyajian berita agar tetap faktual, berimbang, akurat, serta sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers.

Berita Random

  • Polemik SMAN 1 Telukdalam, Sekolah Minta Semua Pihak Jaga Proses Belajar

    Polemik SMAN 1 Telukdalam, Sekolah Minta Semua Pihak Jaga Proses Belajar

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Ato
    • 0Komentar

    NIAS SELATAN – Pihak SMA Negeri 1 Telukdalam, Kabupaten Nias Selatan, meminta seluruh pihak mengedepankan komunikasi dan koordinasi menyusul keributan yang terjadi di lingkungan sekolah pada Jumat, 21 Agustus 2026.  Sekolah menilai situasi tersebut perlu ditangani secara proporsional agar tidak mengganggu keamanan serta keberlangsungan proses belajar mengajar.Peristiwa yang terjadi di lingkungan SMAN 1 Telukdalam itu […]

  • Jangkau Gang Sempit, Babinsa dan Komduk Patroli Malam dengan Motor

    Jangkau Gang Sempit, Babinsa dan Komduk Patroli Malam dengan Motor

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Ato
    • 0Komentar

    Tangerang, 14 Oktober 2026 + Babinsa Koramil 01/Tangerang dan Koramil 03/Serpong bersama Komponen Pendukung (Komduk) serta Mitra Koramil menggelar patroli malam menggunakan sepeda motor pada Selasa malam (13/10/2026). Patroli tersebut menyasar jalan utama, kawasan permukiman, dan gang sempit untuk memantau keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah binaan Kodim 0506/Tangerang. Dengan sepeda motor, personel dapat menyusuri […]

  • Babinsa dan Komduk Patroli Malam, Warga Diimbau Jaga Keamanan

    Babinsa dan Komduk Patroli Malam, Warga Diimbau Jaga Keamanan

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Ato
    • 0Komentar

    Tangerang – Babinsa Kodim 0506/Tangerang bersama Komponen Pendukung (Komduk) menggelar patroli malam untuk menjaga keamanan lingkungan warga. Patroli tersebut berlangsung di wilayah Koramil 04/Ciledug dan Koramil 07/Pondok Aren, Jumat malam (25/9/2026). Kegiatan itu menyasar sejumlah titik rawan serta kawasan permukiman warga untuk mencegah tindak kejahatan dan gangguan ketertiban masyarakat. Personel menyusuri lingkungan warga pada malam […]

  • Koramil Ciputat Salurkan 30 Paket Sembako Lewat Jaga Jakarta On The Spot

    Koramil Ciputat Salurkan 30 Paket Sembako Lewat Jaga Jakarta On The Spot

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Ato
    • 0Komentar

      Tangerang Selatan – Koramil 05/Ciputat Kodim 0506/Tangerang menyalurkan 30 paket sembako kepada warga melalui program Jaga Jakarta On The Spot, Jumat (4/9/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Ki Hajar Dewantoro RT 003/RW 005, Kelurahan Ciputat, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan. Penyaluran bantuan menjadi bentuk kepedulian TNI sekaligus upaya memperkuat kedekatan aparat teritorial dengan masyarakat di […]

  • Dandim 0506 Tangerang Pimpin Kenaikan Pangkat Bintara dan Tamtama

    Dandim 0506 Tangerang Pimpin Kenaikan Pangkat Bintara dan Tamtama

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Ato
    • 0Komentar

    Tangerang – Kodim 0506/Tangerang menggelar laporan Korps Kenaikan Pangkat Bintara dan Tamtama periode 1 Oktober 2026 di Makodim 0506/Tangerang. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0506/Tangerang Kolonel Inf Muhammad Alharidz Unus pada Jumat, 2 Oktober 2026. Agenda kenaikan pangkat itu dirangkaikan dengan Wisuda Purnawira bagi personel yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya di lingkungan Kodim 0506/Tangerang. Bagi […]

  • PB TNI AU Juara Ganda Putri Piala Panglima TNI 2026

    PB TNI AU Juara Ganda Putri Piala Panglima TNI 2026

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Ato
    • 0Komentar

    Bandung – Pasangan Nadia/Nimas dari PB TNI AU merebut juara pertama ganda putri TNI/Polri dalam Open Tournament Piala Panglima TNI 2026. Nadia/Nimas memastikan posisi teratas pada pertandingan yang berlangsung di GOR Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (6/9/2026). Kemenangan tersebut menambah catatan prestasi PB TNI AU sekaligus menegaskan kualitas pembinaan bulu tangkis di lingkungan TNI Angkatan […]

expand_less