Lanud Halim Kembali Kirim APD dan Oksigen Tangani Karhutla Kalimantan
- account_circle Ato
- calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Lanud Halim Perdanakusuma kembali mengirim bantuan alat pelindung diri (APD), masker, dan tabung oksigen untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.
Bantuan tersebut diberangkatkan menggunakan pesawat angkut C-130 Hercules pada Sabtu, 5 September 2026.
Pengiriman logistik itu ditujukan untuk memperkuat perlindungan personel sekaligus membantu masyarakat yang terdampak kondisi lingkungan akibat karhutla.
Langkah tersebut menjadi bagian dari dukungan TNI Angkatan Udara terhadap penanganan karhutla yang membutuhkan kesiapsiagaan lintas unsur.
Selain mengancam kawasan hutan dan lahan, karhutla juga dapat menimbulkan kondisi lingkungan yang berdampak terhadap kesehatan masyarakat.
Karena itu, ketersediaan APD, masker, dan tabung oksigen menjadi salah satu kebutuhan pendukung bagi personel maupun masyarakat di wilayah terdampak.
Perkuat Dukungan Penanganan Karhutla
Melalui Lanud Halim Perdanakusuma, bantuan diberangkatkan menuju wilayah Kalimantan untuk kemudian disalurkan kepada pihak yang membutuhkan.
Distribusi tersebut menyesuaikan kebutuhan penanganan di lapangan agar bantuan dapat dimanfaatkan secara tepat.
Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Ali Gusman, S.T., M.M., menegaskan komitmen jajarannya mendukung penanganan karhutla.
“Lanud Halim Perdanakusuma siap mendukung setiap upaya penanganan karhutla,” ujar Ali Gusman.
Menurutnya, bantuan yang dikirim diharapkan memberikan perlindungan kepada personel yang bertugas sekaligus membantu masyarakat terdampak.
“Bantuan APD dan tabung gas serta masker ini diharapkan dapat memberikan perlindungan bagi personel yang bertugas sekaligus membantu masyarakat yang terdampak,” katanya.
Pengiriman menggunakan pesawat angkut C-130 Hercules juga memperlihatkan peran unsur transportasi udara dalam mendukung mobilisasi bantuan menuju wilayah terdampak.
Dengan dukungan tersebut, kebutuhan perlindungan dasar dapat segera bergerak dari pusat distribusi menuju daerah yang menghadapi dampak karhutla.
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Lanud Halim Perdanakusuma tidak hanya menjalankan proses pengiriman, tetapi juga berkoordinasi dengan unsur terkait.
Koordinasi tersebut bertujuan memastikan bantuan bergerak cepat, aman, dan sesuai kebutuhan penerima di lapangan.
Langkah itu penting karena penanganan karhutla membutuhkan respons yang terukur serta dukungan logistik yang mampu mengikuti dinamika kondisi lapangan.
Di sisi lain, perlindungan personel menjadi perhatian karena mereka bekerja langsung dalam lingkungan yang berpotensi membahayakan kesehatan.
APD dan masker dapat mendukung perlindungan selama pelaksanaan tugas, sementara tabung oksigen disiapkan sebagai bagian dari dukungan terhadap kebutuhan kesehatan.
Kehadiran dukungan logistik tersebut sekaligus menunjukkan keterlibatan TNI AU dalam membantu pemerintah menghadapi kondisi darurat.
Sinergi antarlembaga menjadi faktor penting untuk memastikan penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman.
Dukungan juga perlu mencakup perlindungan personel, penanganan dampak terhadap masyarakat, serta distribusi kebutuhan secara cepat.
Melalui pengiriman bantuan itu, Lanud Halim Perdanakusuma kembali menunjukkan dukungan TNI AU terhadap penanganan karhutla di wilayah Kalimantan.
Upaya tersebut diharapkan memperkuat kesiapsiagaan sekaligus membantu unsur terkait menghadapi dampak karhutla secara lebih efektif.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh Ato
Ato adalah Redaktur TitikPublik.com yang bertanggung jawab dalam proses penyuntingan dan penyajian berita agar tetap faktual, berimbang, akurat, serta sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers.
