Koramil 01 Tangerang Bentuk Karakter Pelajar Lewat PBB dan Wawasan Kebangsaan
- account_circle Ato
- calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tangerang – Koramil 01/Tangerang membekali sekitar 40 pelajar SMP Islamic Centre dengan latihan PBB dan wawasan kebangsaan dalam kegiatan LDKS.
Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan SMP Islamic Centre, Jalan Ciujung Raya RT 01/RW 09, Kelurahan Karawaci Baru, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Sabtu (3/10/2026).
Pembekalan itu menyasar peserta Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) OSIS dan Rohis SMP Islamic Centre.
Melalui kegiatan tersebut, Koramil 01/Tangerang mengarahkan pelajar untuk membangun kedisiplinan, kekompakan, ketertiban, serta jiwa kepemimpinan.
Selain itu, materi wawasan kebangsaan mendorong peserta memahami pentingnya cinta tanah air, persatuan, dan kebersamaan.
Danramil 01/Tangerang Mayor Inf. Jefriansen Sipayung, S.E., S.H., M.H., mengatakan pembekalan tersebut turut mendukung pembentukan karakter generasi muda.
“Selain PBB, peserta juga mendapatkan materi Wawasan Kebangsaan sebagai bekal untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air,” tegasnya.
Ia menambahkan, materi tersebut juga menanamkan semangat persatuan dan kesadaran menjaga kebersamaan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Latihan PBB Bangun Disiplin Pelajar
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan sebelum peserta mengikuti latihan Peraturan Baris-Berbaris atau PBB.
Personel Koramil 01/Tangerang Pld Ary M. dan Srt Tatang S. memberikan materi sekaligus mendampingi praktik para pelajar.
Dalam latihan tersebut, peserta mengikuti instruksi secara bersama-sama untuk membangun ketertiban dan kekompakan.
Selain itu, latihan PBB mengajarkan peserta merespons perintah dengan tepat serta menjaga koordinasi selama menjalankan gerakan.
Kegiatan tersebut juga memperkenalkan pentingnya disiplin dalam menjalankan setiap tugas secara teratur.
Bagi peserta LDKS, pengalaman itu berkaitan langsung dengan kebutuhan kepemimpinan dalam organisasi siswa.
Sebab, kepemimpinan tidak hanya membutuhkan kemampuan menyampaikan gagasan, tetapi juga menuntut kedisiplinan dan tanggung jawab.
Karena itu, latihan PBB menjadi salah satu sarana untuk membangun kebiasaan bekerja secara tertib dan kompak.
Di sisi lain, kegiatan tersebut memberi kesempatan kepada pelajar untuk belajar menerima instruksi serta menjalankannya secara bersama-sama.
Dengan pola latihan tersebut, peserta memperoleh pengalaman yang dapat mendukung proses pembentukan karakter selama mengikuti pendidikan di sekolah.
Kegiatan itu juga mempertemukan pembinaan kedisiplinan dengan program LDKS yang berorientasi pada pengembangan kepemimpinan siswa.
Wawasan Kebangsaan Perkuat Nilai Persatuan
Selain latihan PBB, Koramil 01/Tangerang memberikan materi wawasan kebangsaan kepada peserta LDKS.
Materi tersebut menekankan pentingnya rasa cinta tanah air, semangat persatuan, dan kesadaran menjaga kebersamaan.
Nilai-nilai tersebut memiliki keterkaitan dengan kehidupan pelajar karena lingkungan sekolah mempertemukan siswa dengan latar belakang dan karakter yang beragam.
Karena itu, pemahaman mengenai persatuan menjadi bagian penting dalam membangun hubungan yang saling menghargai.
Selanjutnya, kesadaran kebangsaan dapat membantu pelajar memahami tanggung jawab mereka sebagai bagian dari masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Koramil 01/Tangerang menggabungkan materi wawasan kebangsaan dengan latihan yang menuntut kedisiplinan dan kerja sama.
Pendekatan itu membuat pembekalan tidak hanya berlangsung melalui penyampaian materi, tetapi juga melalui pengalaman peserta mengikuti latihan.
Dengan demikian, kegiatan LDKS memberikan ruang bagi pelajar untuk mengembangkan aspek kepemimpinan sekaligus karakter pribadi.
Sekolah dan Koramil Bersinergi Membina Pelajar
Kepala Sekolah SMP Islamic Centre Dadi Suryadih, M.Pd., selaku penanggung jawab kegiatan, turut hadir dalam rangkaian pembekalan tersebut.
Selain kepala sekolah, Ibu Sunah dari bidang kesiswaan dan Saepul selaku guru juga mengikuti kegiatan.
Kehadiran unsur sekolah memperkuat keterlibatan lingkungan pendidikan dalam proses pembinaan peserta LDKS.
Sementara itu, personel Koramil 01/Tangerang mengambil peran dalam memberikan latihan PBB dan materi wawasan kebangsaan.
Kolaborasi tersebut mempertemukan kebutuhan sekolah dalam membangun kepemimpinan siswa dengan pengalaman pembinaan dari personel TNI.
Dalam konteks pendidikan karakter, kegiatan seperti LDKS memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar menjalankan tanggung jawab secara langsung.
Terlebih lagi, peserta OSIS dan Rohis nantinya memiliki peran dalam berbagai kegiatan organisasi di lingkungan sekolah.
Oleh sebab itu, pembekalan mengenai disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan wawasan kebangsaan menjadi bagian relevan dalam proses pengembangan mereka.
Dorong Generasi Muda Berkarakter dan Bertanggung Jawab
Koramil 01/Tangerang melalui kegiatan tersebut turut mendorong terbentuknya generasi muda yang memiliki karakter disiplin.
Selain disiplin, pembekalan juga mengarahkan peserta untuk mengembangkan rasa tanggung jawab dan jiwa kepemimpinan.
Pada saat yang sama, wawasan kebangsaan memberikan landasan mengenai pentingnya menjaga persatuan dalam lingkungan sekolah dan masyarakat.
Dengan bekal tersebut, pelajar diharapkan mampu membawa nilai kedisiplinan dan kebersamaan dalam aktivitas organisasi maupun kehidupan sehari-hari.
Namun, pembentukan karakter tentu membutuhkan proses yang berkelanjutan dan tidak berhenti pada satu kegiatan.
Karena itu, pengalaman selama LDKS dapat menjadi bagian dari proses pendidikan yang terus berjalan di lingkungan sekolah.
Bagi peserta, latihan PBB dan wawasan kebangsaan menjadi kesempatan untuk memahami hubungan antara disiplin pribadi, kerja sama, dan tanggung jawab.
Sementara itu, bagi sekolah, kegiatan tersebut mendukung pembinaan siswa yang memiliki kesiapan menjalankan peran dalam organisasi.
Pada akhirnya, Koramil 01/Tangerang dan SMP Islamic Centre sama-sama mendorong peserta LDKS agar tumbuh sebagai pelajar yang disiplin dan bertanggung jawab.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar hingga peserta menyelesaikan materi yang diberikan.
Setelah seluruh pembekalan selesai, kegiatan LDKS ditutup sesuai rangkaian yang telah disiapkan.
Melalui pembekalan tersebut, latihan PBB dan wawasan kebangsaan menjadi bagian dari upaya membangun karakter pelajar sejak lingkungan pendidikan.
Dengan demikian, kegiatan di SMP Islamic Centre bukan sekadar latihan baris-berbaris, tetapi juga menjadi ruang belajar mengenai disiplin, persatuan, dan kepemimpinan.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh Ato
Ato adalah Redaktur TitikPublik.com yang bertanggung jawab dalam proses penyuntingan dan penyajian berita agar tetap faktual, berimbang, akurat, serta sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers.
