13 Prajurit TNI dan US Army Sukses Infiltrasi Udara di SGS 2026
- account_circle Ato
- calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Baturaja – Sebanyak 13 personel Special Operations Forces (SOF) gabungan TNI dan US Army sukses melaksanakan infiltrasi udara.
Aksi tersebut berlangsung dalam Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di Lanud Gatot Subroto, Baturaja, Sumatera Selatan.
Penerjunan berlangsung pada Selasa, 1 September 2026, menggunakan pesawat CN-235 milik Angkatan Udara Perancis.
Seluruh personel berhasil mendarat dengan aman setelah menjalani penerjunan dalam dua sortie selama rangkaian latihan.
Setelah mendarat, pasukan melanjutkan skenario latihan dengan melaksanakan simulasi sabotase terbatas terhadap sasaran strategis.
Latihan tersebut menguji kemampuan operasi khusus dalam menghadapi skenario yang membutuhkan kecepatan, kerahasiaan, ketepatan, serta koordinasi antarpasukan.
Kegiatan melibatkan unsur Kopassus, Taifib, Kopasgat, dan US Army sebagai bagian dari penguatan kemampuan operasi bersama.
Uji Kemampuan Pasukan Elite
Infiltrasi udara menjadi salah satu skenario yang menguji kemampuan personel memasuki wilayah sasaran melalui jalur udara.
Setelah penerjunan, personel menjalankan tahapan latihan sesuai skenario yang telah ditetapkan dalam rangkaian SGS 2026.
Simulasi sabotase terbatas terhadap sasaran strategis turut menguji kemampuan pasukan dalam melaksanakan misi secara terukur dan terkoordinasi.
Skenario tersebut menuntut setiap personel memahami tugas masing-masing serta menjaga ketepatan pelaksanaan operasi.
Selain kemampuan individu, latihan juga menguji koordinasi antarsatuan yang memiliki karakteristik dan kemampuan operasi khusus berbeda.
Keterlibatan Kopassus, Taifib, Kopasgat, dan US Army memperlihatkan upaya membangun interoperabilitas melalui latihan bersama.
Interoperabilitas menjadi salah satu aspek penting dalam menghadapi dinamika ancaman keamanan yang semakin kompleks.
Latihan multinasional seperti SGS memberikan ruang bagi pasukan untuk menyelaraskan prosedur, komunikasi, serta kemampuan operasional.
Perkuat Kerja Sama Pertahanan
Super Garuda Shield 2026 tidak hanya menjadi ajang peningkatan kemampuan militer, tetapi juga bagian dari diplomasi pertahanan Indonesia.
Melalui latihan bersama, TNI memperkuat hubungan kerja sama dengan negara mitra dalam bidang pertahanan dan keamanan.
Kegiatan tersebut sekaligus memberikan kesempatan bagi pasukan dari berbagai negara untuk meningkatkan pemahaman terhadap mekanisme operasi bersama.
Rangkaian latihan juga mendukung penguatan kemampuan menghadapi berbagai bentuk ancaman kontemporer melalui skenario yang terukur.
Keberhasilan penerjunan 13 personel menjadi salah satu bagian dari pelaksanaan latihan yang menekankan aspek kesiapan dan koordinasi.
Seluruh personel yang mengikuti infiltrasi udara berhasil mendarat dengan aman dalam dua sortie.
Setelah itu, mereka melanjutkan skenario latihan sesuai tahapan yang telah ditentukan penyelenggara.
TNI menempatkan kemampuan operasi khusus dan interoperabilitas sebagai bagian penting dalam pengembangan kapasitas pertahanan.
Kerja sama dengan US Army juga memperluas pengalaman personel dalam menjalankan operasi bersama dengan mitra internasional.
Melalui SGS 2026, TNI berharap kemampuan interoperabilitas pasukan semakin kuat untuk mendukung kepentingan pertahanan nasional.
Latihan tersebut juga diharapkan berkontribusi terhadap stabilitas dan perdamaian di kawasan Indo-Pasifik.
Dengan demikian, Super Garuda Shield 2026 menjadi wadah peningkatan kemampuan militer sekaligus memperkuat diplomasi pertahanan Indonesia.
Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan komitmen TNI membangun kemitraan pertahanan melalui latihan, peningkatan kapasitas, dan kerja sama multinasional.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh Ato
Ato adalah Redaktur TitikPublik.com yang bertanggung jawab dalam proses penyuntingan dan penyajian berita agar tetap faktual, berimbang, akurat, serta sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers.
