Sambut HUT Ke-7 Kogabwilhan, IKKT PWA Pererat Silaturahmi
- account_circle Ato
- calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta – IKKT PWA CBS III Kogabwilhan II memperkuat silaturahmi dan kepedulian sosial melalui rangkaian anjangsana menjelang HUT ke-7 Kogabwilhan I.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada keluarga besar Kogabwilhan sekaligus mempererat ikatan kekeluargaan di lingkungan organisasi.
Rangkaian anjangsana berlangsung dengan mengunjungi keluarga para almarhum yang pernah menjadi bagian dari keluarga besar Kogabwilhan.
Kunjungan tersebut berlangsung di sejumlah wilayah, yakni Surabaya, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur.
Sie Anjangsana Mayor Cpm (K) Desmaranti mengoordinasikan pelaksanaan kegiatan bersama jajaran IKKT PWA CBS III Kogabwilhan II.
Wakil Ketua IKKT PWA CBS III Kogabwilhan II, Ibu Waty Isswarto, memimpin salah satu rombongan dalam kegiatan tersebut.
Rombongan mengunjungi sejumlah keluarga besar Kogabwilhan dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Selain itu, rombongan Ibu Rina Roby turut melaksanakan rangkaian kunjungan kepada keluarga besar Kogabwilhan II.
Kegiatan tersebut memperluas ruang silaturahmi sekaligus menjaga hubungan kekeluargaan dengan keluarga yang memiliki keterikatan dengan perjalanan pengabdian Kogabwilhan.
Kepedulian Sosial bagi Masyarakat
Semangat berbagi juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menjelang HUT ke-7 Kogabwilhan.
IKKT PWA CBS III Kogabwilhan II melaksanakan kunjungan sosial ke Panti Asuhan Al-Mukhlisin, Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur.
Kunjungan tersebut menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus upaya memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
Kegiatan sosial itu melengkapi rangkaian anjangsana yang sebelumnya menyasar keluarga besar Kogabwilhan di sejumlah daerah.
Melalui kegiatan tersebut, IKKT PWA CBS III Kogabwilhan II memperlihatkan perhatian terhadap keluarga besar organisasi dan masyarakat.
Selain mempererat hubungan personal, kegiatan juga menjadi ruang untuk menjaga nilai kebersamaan yang tumbuh dalam lingkungan Kogabwilhan.
Mayor Cpm (K) Desmaranti mengatakan anjangsana memiliki makna lebih luas daripada sekadar kunjungan.
“Anjangsana bukan sekadar kunjungan, melainkan bentuk penghormatan terhadap pengabdian dan upaya menjaga silaturahmi,” ujar Desmaranti.
Menurut dia, kegiatan tersebut sekaligus mengingatkan pentingnya kebersamaan dan kekeluargaan dalam perjalanan pengabdian Kogabwilhan.
“Semangat kebersamaan dan kekeluargaan merupakan nilai yang senantiasa hidup dalam perjalanan pengabdian Kogabwilhan II,” katanya.
Tujuh Tahun Pengabdian
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari momentum menyambut HUT ke-7 Kogabwilhan yang mengedepankan silaturahmi dan kepedulian.
Anjangsana kepada keluarga para almarhum menjadi bentuk penghormatan terhadap mereka yang pernah menjadi bagian dari perjalanan keluarga besar Kogabwilhan.
Sementara itu, kunjungan ke panti asuhan memperluas makna kepedulian melalui kegiatan sosial yang menyentuh masyarakat.
Rangkaian tersebut mempertemukan nilai penghormatan, silaturahmi, kepedulian, dan kekeluargaan dalam momentum peringatan HUT Kogabwilhan.
Kegiatan juga menjadi sarana menjaga komunikasi antarkeluarga yang memiliki hubungan dengan lingkungan Kogabwilhan.
“Tujuannya agar silaturahmi tetap terjaga dan kepedulian terus menyala,” ujar Desmaranti.
Melalui anjangsana dan kegiatan sosial, IKKT PWA CBS III Kogabwilhan II melanjutkan tradisi kepedulian dalam menyambut momentum HUT ke-7 Kogabwilhan.
Kegiatan tersebut berlangsung di sejumlah lokasi di Surabaya, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur.
Rangkaian kegiatan juga mencakup kunjungan sosial ke Panti Asuhan Al-Mukhlisin di Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur.
Momentum tersebut sekaligus memperkuat hubungan kekeluargaan dan silaturahmi dalam lingkungan Kogabwilhan serta kepedulian terhadap masyarakat.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh Ato
Ato adalah Redaktur TitikPublik.com yang bertanggung jawab dalam proses penyuntingan dan penyajian berita agar tetap faktual, berimbang, akurat, serta sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers.
