Pangdam Jaya Lantik 480 Bintara TNI AD, Resmikan Aula Gatot Subroto
- account_circle Ato
- calendar_month Senin, 26 Okt 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta Timur – Pangdam Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi melantik 480 Bintara Infanteri TNI Angkatan Darat sekaligus meresmikan Gedung Aula Gatot Subroto di Rindam Jaya, Condet, Jakarta Timur, Senin (26/10/2026).
Pelantikan tersebut menandai berakhirnya Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI AD Gelombang III Tahun Anggaran 2026 sekaligus mengawali pengabdian para lulusan sebagai prajurit TNI AD.
Deddy bertindak sebagai inspektur upacara dalam kegiatan yang berlangsung di Lapangan Chandradimuka Rindam Jaya.
Sebanyak 480 siswa menyelesaikan pendidikan pertama dan resmi menyandang status Bintara TNI AD setelah menjalani tahapan pembentukan sebagai prajurit infanteri.
Dalam amanatnya, Pangdam Jaya menegaskan bahwa pengabdian militer tidak cukup bertumpu pada kemampuan teknis, pangkat, ataupun seragam.
Menurut dia, profesi prajurit membawa kehormatan sekaligus tanggung jawab besar untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Karena itu, setiap prajurit perlu mengutamakan kepentingan bangsa dan negara, serta memegang teguh keberanian, loyalitas, dan disiplin dalam menjalankan tugas.
Pangdam Tekankan Kehormatan dan Tanggung Jawab Prajurit
Pangdam Jaya menyampaikan ucapan selamat kepada 480 Bintara yang telah menyelesaikan pendidikan dan mengikuti pelantikan.
Ia mengingatkan para prajurit agar memahami makna pengabdian sejak awal perjalanan mereka di lingkungan TNI AD.
Bagi Deddy, menjadi prajurit bukan sekadar menjalani pekerjaan, mengenakan seragam, menyandang pangkat, atau menguasai keterampilan militer.
Lebih dari itu, pengabdian militer menuntut kesediaan menghadapi risiko, menjaga integritas, serta mendahulukan kepentingan negara daripada kepentingan pribadi.
Pesan tersebut menempatkan karakter dan tanggung jawab sebagai bagian penting dari pembentukan prajurit, selain kemampuan menjalankan tugas sesuai bidangnya.
Pangdam juga menekankan tiga kekuatan utama yang perlu dikembangkan setiap prajurit, yakni hati yang teguh, pikiran yang tajam, dan fisik yang tangguh.
Ketiga unsur tersebut, menurut amanatnya, menjadi landasan untuk menghadapi tantangan tugas, mempertimbangkan keputusan, dan menjalankan perintah secara bertanggung jawab.
Dengan hati yang teguh, prajurit diharapkan mampu menjaga prinsip ketika menghadapi tekanan.
Sementara itu, pikiran yang tajam diperlukan untuk memahami situasi dan menentukan langkah yang tepat sesuai ketentuan.
Adapun fisik yang tangguh mendukung kesiapan prajurit dalam menghadapi tuntutan tugas militer.
Ketiga kekuatan itu saling melengkapi dalam membangun prajurit yang disiplin, profesional, dan mampu mempertanggungjawabkan setiap tindakan.
Pesan Tegas tentang Kehormatan Penugasan
Dalam amanatnya, Deddy menyampaikan pesan kepada para Bintara yang baru dilantik agar selalu mengutamakan kehormatan dalam menjalankan tugas.
“Lebih baik pulang membawa kehormatan daripada pulang membawa alasan,” ujar Pangdam Jaya.
Pesan tersebut menekankan pentingnya keberanian, tanggung jawab, dan kesungguhan dalam menghadapi setiap tantangan penugasan.
Ia juga mengingatkan para prajurit mengenai amanah yang melekat pada setiap penempatan tugas.
“Di mana pun prajurit ditugaskan, di situlah kehormatan negara dititipkan kepadanya,” tegasnya.
Pernyataan itu menegaskan bahwa setiap prajurit membawa tanggung jawab untuk menjaga nama baik institusi dan kepercayaan masyarakat di mana pun mereka bertugas.
Karena itu, para Bintara baru diharapkan menjadikan integritas, dedikasi, dan disiplin sebagai pedoman dalam menjalankan kewajiban.
Pengabdian tersebut juga menuntut konsistensi antara nilai-nilai keprajuritan yang dipelajari selama pendidikan dan perilaku ketika menghadapi tugas nyata.
Aula Gatot Subroto Dukung Pendidikan Prajurit
Selain melantik 480 Bintara Infanteri, Pangdam Jaya meresmikan Gedung Aula Gatot Subroto Rindam Jaya pada kesempatan yang sama.
Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung sarana pendidikan, pembinaan, dan pengembangan sumber daya manusia TNI AD.
Keberadaan aula itu diharapkan menunjang pelaksanaan berbagai kegiatan pendidikan serta pembinaan prajurit di lingkungan Rindam Jaya.
Sarana pendukung pendidikan memiliki peran dalam menunjang proses pembelajaran, pembentukan karakter, dan pengembangan kemampuan personel.
Meski demikian, informasi mengenai kapasitas gedung, nilai pembangunan, dan rincian fasilitas Aula Gatot Subroto belum tercantum dalam keterangan kegiatan yang tersedia.
Dengan demikian, manfaat operasional gedung tersebut masih perlu dilihat melalui pemanfaatannya dalam kegiatan pendidikan dan pembinaan berikutnya.
Pelantikan 480 Bintara dan peresmian aula menjadi dua agenda dalam rangkaian kegiatan di Rindam Jaya pada 26 Oktober 2026.
Melalui pendidikan dan pembinaan berkelanjutan, Rindam Jaya diharapkan semakin optimal menyiapkan prajurit yang profesional, tangguh, berkarakter, serta mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Pada akhirnya, pesan Pangdam Jaya kepada para Bintara baru menegaskan bahwa kehormatan prajurit tidak berhenti pada pelantikan, tetapi harus tercermin dalam sikap dan pengabdian sepanjang masa tugas.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh Ato
Ato adalah Redaktur TitikPublik.com yang bertanggung jawab dalam proses penyuntingan dan penyajian berita agar tetap faktual, berimbang, akurat, serta sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers.
